apa yang terbayang di benak kalian saat mengingat satu kata itu ?
seseorang yang tersenyum hangat dan memberi pelajaran serta mendengarkan dengan sabar celotehan anak-anaknya ? ..ataukah seseorang yang galak, yang membikin seisi kelas mendadak hening saat memasuki ruang kelas..
seseorang yang selalu menyempatkan waktu bagaimanapun cuaca hari itu untuk tiba menjalankan kewajibannya memberi sesuatu yang baru dan belum diketahui, walaupun yang dikasih tahu kadang terkantuk-kantuk saat menjelang siang .. ataukah seseorang peduli dengan hak para muridnya untuk mendapatkan waktu, perhatian dari tempat selain rumah ?
seseorang yang berjalan kaki, menaiki sepeda motor, naik angkot hanya untuk menghampiri anak-anaknya yang kadang tidak peduli bagaimana dia berusaha untuk selalu bertemu kala saatnya datang dengan berusaha meninggalkan semua keruwetan masalah -masalah yang melilitnya, sementara ada sebagian siswa yang tidak peduli dengan semua ‘bagaimana‘ itu…
seseorang dengan senyum di hadapan anak-anaknya yang bandelnya minta ampun…
bagaimanapun seseorang itu di dalam hati kalian, dalam otak kalian, dalam perasaan kalian,,..
sampai kapanpun. seseorang itu tetap menyandang satu kata itu …
terbetik menulis ini bukan semata-mata karena tulisan ini, tapi karena auk lagi memang inget dengan mereka..
8 Comments
Salam
Ya guru seseorang yang mestinya bisa digugu dan ditiru, ukh tapi banyak juga katakalah “oknum guru” yang justru tidak bisa dijadikan teladan sama sekali karena lebih mementingkan diri sendiri..
mau ngomentarin tagline nya
” wat you gonna do beside my desk”
” eating”, disini kalu makan mesti di pantry, makanya sering ngumpet makan di kolong meja
” ngumpetin anak ” bagi yang punya anak balita dan pembantu pulangkampung, anaknya bisa diatru dikolong meja, aman, gaketauan bos
‘ transaksi penting liwat telpon “, khusus buat yang puntya suara nelen toa kaya saya
itu aja de
cheers
huhuhu…. jadi inget guru bahasa Indonesia sayah yang sudah entah kemana, sayah hapal betul namanya Ibu Rieth Tohirun Makalare…. seorang ibu yang dengan kesabaran tinggi dan dedikasi terhadap tata bahasa Indonesia sehingga senantiasa mengharapkan muridnya untuk tetap melestarikan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar….
dan saya adalah salah satu orang yang kalah…
nenyok…wassalam n welkam
diluar smua itu, dan even dia termasuk ‘oknum’ spt yp kaw pikir, tetep aja ia guru..
niaalive…hey, ngapain dibawah meja auk? tp silakan aja ngapa2in, dsini bebas aja bwt kaw
andi…met dateng mas andi, sesalah dan sekalah apapun mas, tp tetap bisa survive kan dgn dunianya?saya yakin bu guru itu pun bangga dgn murid2nya, termasuk mas andi, btw, thx udah dateng ksini
inget guru inget sekolah…
natazya… manta anak sekolah yang baek tampaknya ..
Saya…
Saya..
Saya kan guru, guru yang mudahan keren…
manusia…ah kaw…smoga fakta itu akan benar adanya, keep on fight ye